Kalau ada buyer yg tertarik silahkan email ke marvin.mrm@gmail.com
Filed under: 1 | Tagged: 5000 mt, bahan tambang, mangan, murah, padang, sumbar | Leave a Comment »
Thursday, 5 November 2009 | 9:37 AM
JAKARTA, KOMPAS.com – Indonesian Industry Minister MS Hidayat has offered British investors an opportunity to add their investment in the crude palm oil industry. “I just now offered oil palm downstream processing industry,” he said after meeting with British Trade, Investment and Small Businesses Minister Lord Davies of Abersoch here on Wednesday.
Besides that Hidayat had also asked for cooperation with the British government to develop maritime business in Indonesia. “I asked Britain to give an idea to me regarding maritime business as Britain is a maritime country. So it is how to promote maritime products,” he said.
Hidayat said if possible the cooperation between the two countries’ government could be continued to cooperation in business. On the occasion Britain has offered assistance to promote Indonesian export products by inviting 10 Indonesian businessmen to London to be met with their would-be partners.
“I will assign the British Committee of the Indonesian Chamber of Commerce and Industry (Kadin) to choose the businessmen including from small and medium businesses who have export programs or fellow businessmen wishing to seek partners for inftrastructure projects here,” he said. Britain has also asked Indonesia to form a trade agency in London to ease promotion of trade and investment in Indonesia.
Source : Antara
Source:kompas.com
Filed under: Umum | Tagged: coal, cpo, indonesia, investment, summit | Leave a Comment »
Sumber: kompas.com
Selasa, 22 September 2009 | 02:31 WIB
TANGERANG, KOMPAS,com – Pemerintah dalam waktu dekat ini berencana membangun terminal bongkar muat batu bara di Kelurahan Rawamekar Jaya, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Banten.
“Kita masih menunggu hasil studi banding dari pemerintah daerah setempat terkait pembangunan terminal bongkar muat batu bara di Serpong,” ungkap Direktur Jenderal Perkeretaapian Departemen Perhubungan (Dephub) Tunjung Inderawan di Tangerang, Senin (21/9).
Hasil studi yang diminta oleh Pemerintah dari Badan Lingkungan Hidup Daerah (BLHD) Kota Tangsel yakni mengenai hasil analisis dampak lingkungan (amdal) di lokasi pembangunan terminal bongkar muat batu bara di Serpong. Menurut Tunjung, pihaknya telah melihat rancangan dan lokasi dari pembangunan terminal batu bongkar muat batubara di Serpong, namun belum dilakukan studi analisis mengenai dampak lingkungan (amdal).
“Jika nanti hasil amdal pemerintah daerah telah diselesaikan dan tidak memengaruhi lingkungan sekitar, kita segera mengecek kembali apakah layak atau tidak,” ujar Tunjung.
Tunjung menyatakan, pihaknya belum bisa memastikan kapan akan melakukan pembangunan terminal tersebut, mengingat diperlukan beberapa tahap untuk mematangkan pembangunan terminal batu bara itu. “Tetapi bila hasil studi pemerintah daerah diterima tahun ini, pelaksanaan pembangunan terminal itu dari jadwal sebelumnya tahun 2010 dirubah menjadi tahun 2011 mendatang,” tandas Tunjung.
Dipilihkan Rawamekar Jaya, Serpong, sebagai lokasi pembangunan terminal bongkar muat batu bara karena daerah tersebut lebih produktif sebagai jalur lintas dan lokasi untuk menyuplai batu bara ke beberapa daerah di Jakarta, Bogor, Tangerang, Banten, dan Bekasi.
Adapun daerah Rawamekar Jaya, Serpong, dipilih karena lokasinya lebih stategis dari Citayam, Nambo Cibinong Depok, Jawa Barat yang sebelumnya diusulkan untuk pembangunan terminal batu bara.
Sementara itu, Kepala BLHD Kota Tangsel, Racman Suhendar menyatakan pengkajian lebih mendalam melalui amdal sebagai langkah mengetahui dampak lingkungan satuan kerja pembangunan terminal bongkar muat batu bara jalur ganda Tanah Abang-Serpong-Maja. “Semua pengkajian amdal masih berjalan, kita belum memastikan kapan waktunya selesai,” ungkapnya.
Sent from Indosat BlackBerry powered by
XVD
Sumber : Ant
Filed under: Umum | Leave a Comment »