Bursa Belum Terima Penjelasan Bumi

VIVAnews – Bursa Efek Indonesia hingga saat ini belum memperoleh penjelasan resmi PT Bumi Resources Tbk (BUMI) terkait pinjaman raksasa dari China Investment Corporation (CIC) senilai US$ 1,9 miliar atau sekitar Rp 19 triliun.

Padahal BEI memberikan batas waktu selama tiga hari bursa, sejak surat diserahkan pada Jumat pekan lalu, 1 Oktober.

“Mestinya hari ini disampaikan, tapi Bumi belum melapor. Kami terus melakukan komunikasi dengan mereka,” kata Direktur Penilaian Perusahaan BEI Eddy Sugito di Gedung BEI, Kawasan SCBD, Jakarta, Rabu, 8 Oktober 2009.

Menurut Eddy, Bursa masih menunggu surat penjelasan Bumi sampai batas waktu yang diberikan pada hari ini. Seraya mengungkapkan dia belum mengetahui apa penyebab keterlambatan penjelasan dari perusahaan tambang batu bara itu.

Terkait keterangan yang diberikan manajemen Bumi dalam pertemuan Analys Meeting kemarin. Eddy menyatakan penjelasan tersebut baru sebatas disampaikan kepada para analis. Karenanya, Bursa tidak mengetahui keterangan apa yang diberikan manajemen.

Sebelumnya, Bursa menyatakan masih meminta penjelasan tertulis dari manajemen Bumi terkait pinjaman dari CIC itu. Dalam pertemuan terakhir dengan direksi BEI, Bumi menegaskan bahwa instrumen debt like investment yang digunakan dalam transaksi bukan dalam bentuk ekuitas melainkan utang murni.

Selain itu, jaminan yang diberikan dalam transaksi tersebut berupa saham-saham perusahaan tambang. Kemudian, debt like investment yang diberikan tidak dilakukan melalui konversi ke dalam bentuk saham dan tidak ada warrant.

hadi.suprapto@vivanews.com

• VIVAnews

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: